Menkeu Bantah Isu Uang Negara Tersisa Rp120 Triliun, Tegaskan APBN Masih Kuat
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu yang menyebutkan uang negara hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menegaskan informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak benar dan tidak mencerminkan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini.
Menurut Purbaya, angka Rp120 triliun yang ramai dibicarakan publik merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL), bukan sisa kas negara yang menunjukkan kondisi fiskal kritis. “Isu dana negara yang tinggal Rp120 triliun, habis itu habis, tidak benar,” ujarnya.
Ia memastikan kondisi keuangan negara tetap terjaga dan masyarakat tidak perlu khawatir. “Tidak perlu takut dengan APBN pemerintah, masih cukup, dan uang kita masih banyak,” kata Purbaya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa total SAL yang dimiliki pemerintah mencapai sekitar Rp420 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp120 triliun tersimpan di Bank Indonesia, sementara sekitar Rp300 triliun ditempatkan dalam bentuk deposito di perbankan nasional.
Purbaya menyebut kebijakan penempatan dana dalam bentuk deposito dilakukan untuk menjaga stabilitas likuiditas perbankan sekaligus mendorong penyaluran kredit ke sektor riil. “Yang Rp300 triliun kita masukkan ke perbankan supaya ada tambahan likuiditas dan kredit bisa berjalan,” jelasnya.
Sebagai konteks, Saldo Anggaran Lebih merupakan akumulasi sisa anggaran dari tahun-tahun sebelumnya yang dapat digunakan pemerintah sebagai bantalan fiskal. Instrumen ini penting untuk menjaga kesinambungan pembiayaan negara, terutama saat menghadapi tekanan ekonomi atau kebutuhan mendesak.
Dari sisi dampak, klarifikasi ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran publik dan pelaku pasar terhadap kondisi fiskal Indonesia. Stabilitas persepsi terhadap APBN dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor serta kestabilan ekonomi nasional.
Ke depan, Kementerian Keuangan berkomitmen memperkuat komunikasi publik agar informasi terkait kondisi keuangan negara dapat tersampaikan secara akurat dan tidak menimbulkan mispersepsi di masyarakat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Uji Coba Penyaluran Bansos Melalui 900 Koperasi Desa Merah Putih
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) akan memulai uji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui 900 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang telah siap beroperasi. Langkah ini merupakan bagian dari implem

Pemerintah Percepat Swasembada Gula, Target Produksi Nasional Capai 3 Juta Ton pada 2029
SURABAYA – Pemerintah terus mempercepat upaya mewujudkan swasembada gula putih nasional sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan. Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan swasembada gula konsumsi dapa

Kopdes Merah Putih Dirancang Jadi Pusat Layanan Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Simpan Pinjam
JAKARTA – Pemerintah menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dirancang sebagai pusat layanan ekonomi desa yang memiliki fungsi lebih luas dibanding koperasi konvensional. Program ini tidak
