May Day di Banjarmasin Berlangsung Kondusif, Forkopimda Fasilitasi Aspirasi Buruh dan Gelar Bakti Sosial
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

BANJARMASIN, 29 April 2026 — Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) lebih awal di halaman Mapolresta Banjarmasin, Rabu (29/4/2026). Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta, didominasi pengemudi ojek online, berlangsung aman, tertib, dan diisi dengan berbagai kegiatan sosial.
Peringatan tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, Ketua DPRD Kalimantan Selatan H Supian HK, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H, serta unsur Forkopimda lainnya. Selain seremoni, kegiatan juga diisi dengan pembagian sembako, layanan pemeriksaan kesehatan, dan donor darah bagi masyarakat.
Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin mengapresiasi sikap tertib para peserta yang tetap kondusif meskipun jumlahnya mencapai ribuan orang. Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menilai peringatan May Day tahun ini mencerminkan suasana yang damai dan penuh kebersamaan.
“Peringatan ini berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara buruh, pemerintah, dan aparat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial yang digelar diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya para buruh, sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Di sisi lain, perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kalimantan Selatan, Sadin Sasau, menyampaikan sejumlah aspirasi buruh, terutama terkait sistem outsourcing yang dinilai masih merugikan pekerja.
“Kami berharap sistem outsourcing dapat dihapuskan, karena menimbulkan ketidakpastian kerja, upah rendah, serta minim jaminan sosial. Buruh juga rentan terkena PHK tanpa pesangon,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kalimantan Selatan H Supian HK menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui mekanisme resmi di legislatif.
“Iya, nanti akan kami adakan RDP dengan pihak terkait, dan nanti hasilnya akan kami sampaikan,” ujarnya.
Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap 1 Mei merupakan momentum tahunan bagi pekerja untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperingati perjuangan hak-hak buruh. Dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan kolaboratif antara pemerintah, aparat, dan pekerja semakin didorong guna menjaga stabilitas sosial.
Dari sisi dampak, pelaksanaan May Day yang kondusif seperti di Banjarmasin diharapkan dapat memperkuat hubungan industrial yang harmonis serta membuka ruang dialog konstruktif antara buruh dan pemangku kebijakan.
Ke depan, DPRD Kalimantan Selatan bersama pemerintah daerah berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pemangku kepentingan terkait untuk membahas aspirasi buruh, termasuk isu outsourcing, guna mencari solusi kebijakan yang seimbang bagi pekerja dan dunia usaha.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
