Mak Comblang Project Jadi Strategi BGN Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.55

Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui inisiatif Mak Comblang Project, sebuah langkah strategis yang menghubungkan petani secara langsung dengan dapur MBG. Program ini dirancang untuk memangkas rantai pasok pangan yang selama ini terlalu panjang, sekaligus menyelaraskan produksi petani dengan kebutuhan riil dapur MBG di berbagai wilayah.
Tahap awal Mak Comblang Project dimulai melalui pemetaan rantai pasok dengan melibatkan para petani di Cipanas, Kabupaten Cianjur. Pertemuan ini bertujuan untuk melihat kondisi nyata di lapangan, baik dari sisi kapasitas produksi petani maupun kebutuhan bahan baku dapur MBG. Dari pemetaan tersebut, BGN memperoleh gambaran jelas mengenai ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan.
Juru Bicara BGN, Dian Fatwa, menjelaskan bahwa selama ini petani dan dapur MBG belum terhubung secara optimal. Di satu sisi, petani kerap mengalami kelebihan produksi yang sulit terserap pasar, sementara di sisi lain dapur MBG, khususnya di wilayah Jakarta dan Bogor, menghadapi harga bahan pangan yang fluktuatif dan cenderung tinggi. Mak Comblang Project hadir sebagai solusi untuk menjembatani persoalan tersebut.
Hasil pemetaan awal menunjukkan adanya kesenjangan volume dan harga yang cukup signifikan. Produksi jagung petani di Cipanas hanya sekitar 30 ton per bulan, sementara kebutuhan dapur MBG di Jakarta mencapai sekitar 240 ton per bulan. Pada komoditas wortel, perbedaan harga juga sangat mencolok, di mana dapur MBG membeli dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan harga di tingkat petani. Kondisi ini terjadi akibat rantai distribusi yang panjang dan tidak efisien.
Melalui Mak Comblang Project, BGN mulai menyusun pemetaan komoditas, volume, dan kebutuhan dapur sebagai dasar penyusunan kalender tanam dan panen. Ke depan, menu MBG akan disesuaikan dengan ketersediaan produksi petani lokal dengan pendampingan ahli gizi. Pendekatan ini diharapkan memberi kepastian pasar bagi petani, menjaga stabilitas pasokan MBG, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemendagri Petakan Daerah Terdampak Pemotongan TKD, Kepala Daerah Diminta Hindari PHK Pegawai
JAKARTA, 30 Juli 2026 — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memetakan sejumlah pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan fiskal, termasuk kendala dalam membayar gaji pegawai sebagai dampak pen

Bulog Usulkan Beras Premium Bervitamin untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA – Perum Bulog mengusulkan pengembangan beras premium yang diperkaya vitamin (fortifikasi) sebagai salah satu upaya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif tersebut ditujukan

Ketapang Jadi Daerah Pertama di Kalbar Kirim Siswa ke Sekolah Rakyat, 32 Peserta Didik Berangkat ke Pontianak
KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang memberangkatkan 32 peserta didik untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Pontianak Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan siswa yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (
