KSP Dudung Kawal Ketat Program MBG, Tegaskan Tak Boleh Ada Oknum “Jual Titip”
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

JAKARTA — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menegaskan pihaknya akan membantu mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.
Pernyataan itu disampaikan Dudung usai menerima kunjungan Kepala BGN Dadan Hindayana di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Pertemuan tersebut membahas situasi terkini pelaksanaan MBG, mekanisme kerja, hingga sejumlah persoalan yang muncul di lapangan.
“Dan saya sampaikan kepada beliau, saya bilang bahwa KSP akan mengawal ketat dan mengawasi program unggulan Bapak Presiden,” ujar Dudung.
Menurut Dudung, pengawasan diperlukan untuk mencegah munculnya praktik penyalahgunaan kewenangan maupun oknum yang mencoba mencari keuntungan pribadi melalui program MBG.
“Sehingga tidak ada oknum-oknum yang jual-jual titip atau memanipulasi berupa keuntungan. Ini jangan sampai terjadi dan saya akan cek terus,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pengawasan tersebut juga dilakukan karena cakupan program MBG sangat besar dan melibatkan banyak pihak di berbagai daerah. Karena itu, BGN disebut meminta dukungan KSP dalam pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program.
“BGN pun minta untuk dibantu untuk pengawasan karena kan cukup banyak. Dan ini akan ditingkatkan kembali,” kata Dudung.
Selain bertemu Kepala BGN, Dudung mengaku sebelumnya juga berdiskusi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait evaluasi dan perbaikan pelaksanaan MBG, termasuk persoalan teknis di lapangan.
“Jadi, bagaimana perbaikan-perbaikan masalah BGN, sehingga didatangkan pakar-pakar gizi, pakar-pakar betul-betul menguasai masalah dapur sehingga untuk perbaikan ke depannya masalah BGN,” ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak, pelajar, ibu hamil, serta kelompok rentan lainnya. Program ini dijalankan melalui jaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Dalam beberapa waktu terakhir, pelaksanaan MBG menjadi sorotan publik setelah muncul sejumlah persoalan di lapangan, mulai dari kesiapan dapur pelayanan, distribusi makanan, hingga dugaan kasus keracunan makanan di beberapa daerah.
Pemerintah sebelumnya juga menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap seluruh rantai pelaksanaan MBG, termasuk standar kebersihan, keamanan pangan, penggunaan bahan baku lokal, serta perlindungan tenaga kerja di dapur pelayanan.
Penguatan pengawasan dinilai penting karena program MBG memiliki anggaran besar dan menyasar jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Selain berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu mendorong ekonomi lokal melalui penyerapan hasil pertanian, peternakan, dan usaha mikro daerah.
Dudung berharap sinergi antara KSP, BGN, dan berbagai pihak terkait dapat memperbaiki pelaksanaan program sehingga manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat luas.
“Ya, mudah-mudahlah ini akan semakin membaik karena ini merupakan program prioritas Presiden yang harus kita dukung, karena ini sangat bermanfaat bagi anak-anak,” kata Dudung.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
