Kodim 0707/Wonosobo Bangun Lima Jembatan Perintis Sekaligus, Perkuat Akses dan Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 19.01

WONOSOBO – Komando Distrik Militer (Kodim) 0707/Wonosobo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah melalui pembangunan lima jembatan perintis secara bersamaan di sejumlah daerah terpencil. Program tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI dengan pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.
Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan perintis merupakan salah satu bentuk dukungan TNI Angkatan Darat terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur.
“Program pemerintah adalah berupaya mensejahterakan rakyat. Banyak hal yang dilakukan, salah satunya menggandeng TNI untuk membuat jembatan perintis khususnya di daerah terpencil,” ujar Letkol Inf Yoyok Suyitno.
Saat ini, pembangunan dilakukan secara serentak di lima lokasi, yakni Desa Sumberwulan, Kecamatan Selomerto; Desa Mangunan, Kecamatan Kalikajar; Desa Karangsambung, Kecamatan Kalibawang; Desa Kauman, Kecamatan Kaliwiro; dan Desa Gunungtugel, Kecamatan Sukoharjo.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Jembatan Perintis Garuda Beton Tahap VI di Desa Karangsambung, Kecamatan Kalibawang. Berbeda dengan sejumlah jembatan gantung yang sebelumnya dibangun, jembatan ini menggunakan konstruksi beton bertulang yang lebih kokoh dan permanen dengan panjang 17 meter dan lebar 2 meter, sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil pertanian.
Pembangunan lima jembatan tersebut diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah, mempercepat arus distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pusat perekonomian. Pelaksanaan pembangunan juga melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat melalui semangat gotong royong yang menjadi ciri khas pembangunan berbasis kebersamaan.
Letkol Inf Yoyok Suyitno menegaskan pihaknya akan terus mengawal setiap tahapan pekerjaan agar seluruh jembatan dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama. Jembatan ini bukan hanya infrastruktur, tetapi juga harapan baru bagi warga di daerah pelosok,” tegasnya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang selama ini menghadapi kendala akses, terutama ketika musim hujan menyebabkan sungai sulit dilintasi. Kehadiran jembatan perintis diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Wonosobo.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemendagri Petakan Daerah Terdampak Pemotongan TKD, Kepala Daerah Diminta Hindari PHK Pegawai
JAKARTA, 30 Juli 2026 — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memetakan sejumlah pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan fiskal, termasuk kendala dalam membayar gaji pegawai sebagai dampak pen

Bulog Usulkan Beras Premium Bervitamin untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA – Perum Bulog mengusulkan pengembangan beras premium yang diperkaya vitamin (fortifikasi) sebagai salah satu upaya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif tersebut ditujukan

Ketapang Jadi Daerah Pertama di Kalbar Kirim Siswa ke Sekolah Rakyat, 32 Peserta Didik Berangkat ke Pontianak
KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang memberangkatkan 32 peserta didik untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Pontianak Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan siswa yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (
