Kodaeral V Gelar Patroli Bersama Tertibkan Alat Tangkap Ikan Tidak Ramah Lingkungan di Pamurbaya
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

SURABAYA — Prajurit Komando Daerah Angkatan Laut V melaksanakan patroli bersama dalam rangka penertiban penggunaan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan di wilayah perairan Pamurbaya, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi antara TNI Angkatan Laut dan berbagai instansi terkait dalam menjaga kelestarian ekosistem laut serta menekan praktik penangkapan ikan yang berpotensi merusak lingkungan perairan.
Patroli difokuskan pada pengawasan penggunaan alat tangkap yang dilarang maupun yang tidak sesuai dengan ketentuan perikanan berkelanjutan.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada para nelayan mengenai pentingnya penggunaan alat tangkap ramah lingkungan guna menjaga keseimbangan ekosistem laut dan keberlangsungan habitat biota perairan.
Kegiatan patroli bersama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir dan nelayan untuk menjaga kelestarian sumber daya laut sehingga potensi perikanan di kawasan Pamurbaya tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen TNI AL dalam mendukung perlindungan lingkungan maritim sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan bagi generasi mendatang.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Timah Ilegal di Belitung, Potensi Kerugian Negara Rp4,17 Miliar Diselamatkan
BELITUNG – Tim gabungan TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang terdiri atas Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti TNI dan Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komodita

TNI AL dan Aparat Gabungan Gagalkan Pengiriman 300 Kilogram Sianida Ilegal di Gorontalo Utara
GORONTALO UTARA – TNI Angkatan Laut bersama aparat gabungan berhasil menggagalkan upaya pengiriman 300 kilogram bahan kimia berbahaya berupa sianida (CN) yang diduga akan dikirim melalui KM Sabuk Nusantara 97 d

Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan 480 Botol Miras Ilegal di Perbatasan Nunukan
NUNUKAN – Aparat gabungan menggagalkan upaya penyelundupan 480 botol minuman keras (miras) ilegal yang diduga berasal dari Malaysia dalam operasi di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Aksi penindakan tersebut
