Kemlu RI Koordinasi Lindungi WNI Peserta Flotilla Gaza yang Dicegat Israel
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

JAKARTA — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan terus melakukan langkah perlindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Jalur Gaza setelah sejumlah kapal dicegat pasukan Israel di perairan Siprus, Laut Mediterania timur, Senin (18/5/2026) waktu setempat.
Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI telah berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan Indonesia di luar negeri guna memastikan keselamatan para WNI dan menyiapkan langkah antisipasi apabila diperlukan proses evakuasi maupun pemulangan.
“Kemlu RI via Direktorat Pelindungan WNI telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna menyiapkan langkah antisipatif demi memastikan keselamatan dan percepatan proses pemulangan mereka,” ujar Yvonne dalam pernyataan resmi di Jakarta, Senin.
Menurut Kemlu, sedikitnya 10 kapal misi kemanusiaan dilaporkan dicegat oleh pasukan Israel di kawasan perairan Siprus. Beberapa kapal yang disebut terdampak antara lain Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.
Kemlu menyebut salah satu WNI yang diketahui berada di dalam armada tersebut adalah Andi Angga Prasadewa, delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)-Rumah Zakat yang berada di kapal Josef.
“Saat ini komunikasi terus dilakukan untuk memastikan kondisi dan status para WNI yang berada di kapal-kapal tersebut,” kata Yvonne.
Selain relawan kemanusiaan, sejumlah jurnalis Indonesia juga dilaporkan ikut dalam misi Global Sumud Flotilla. Berdasarkan informasi dari Republika, dua jurnalis mereka yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai turut berada dalam rombongan armada kemanusiaan tersebut.
Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin menyampaikan bahwa intersepsi dilakukan sekitar 200 mil laut dari Gaza saat armada berada di perairan Siprus.
Menurut informasi awal, Bambang Noroyono diketahui berada di kapal Boralize, sementara komunikasi dengan beberapa kapal lain masih terus diupayakan.
Kemlu menegaskan situasi di lapangan masih sangat dinamis sehingga pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan secara intensif bersama berbagai pihak terkait.
“Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat,” ujar Yvonne.
Selain fokus pada keselamatan WNI, Indonesia juga kembali menyerukan agar bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina tetap dapat disalurkan sesuai prinsip hukum humaniter internasional.
“Kemlu RI mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan,” tegas Yvonne.
Global Sumud Flotilla merupakan bagian dari gerakan internasional solidaritas kemanusiaan untuk Palestina yang bertujuan menyalurkan bantuan dan menarik perhatian dunia terhadap situasi kemanusiaan di Jalur Gaza.
Dalam beberapa tahun terakhir, armada kemanusiaan menuju Gaza kerap menghadapi pencegatan dan pembatasan akses oleh otoritas Israel dengan alasan keamanan wilayah.
Pencegatan terhadap kapal bantuan internasional tersebut kembali memicu perhatian berbagai negara dan organisasi kemanusiaan terkait keselamatan relawan sipil serta jurnalis yang terlibat dalam misi kemanusiaan di kawasan konflik.
Pemerintah Indonesia menyatakan akan terus memperkuat koordinasi diplomatik dan konsuler guna memastikan kondisi para WNI serta menyiapkan langkah lanjutan sesuai perkembangan situasi di lapangan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
