Kemhan dan Mabes TNI Salurkan Mesin Incinerator, Perkuat Pengelolaan Sampah di Cikarang Barat
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 19.00

BEKASI – Upaya mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat. Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPPS) Babakan Sejahtera di Kampung Babakan, Desa Jatiwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menerima bantuan empat unit mesin pembakaran sampah (incinerator) MOTAH 86 dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Markas Besar TNI.
Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah di wilayah padat penduduk Cikarang Barat, khususnya yang meliputi Desa Jatiwangi, Desa Cikedokan, Desa Telajung, dan Desa Danau Indah. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi penumpukan sampah sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Babakan Sejahtera, Suharto, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI. Menurutnya, mesin incinerator menjadi solusi yang dibutuhkan masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.
Senada dengan hal tersebut, Danramil Cikarang Barat Kapten Inf Nyuwardi menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pengolahan sampah, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan hasil inisiasi bersama empat pemerintah desa setelah banyak menerima aspirasi masyarakat mengenai persoalan pengelolaan sampah.
Menurutnya, proses dimulai dari penyediaan lahan hingga pengajuan bantuan mesin incinerator yang akhirnya dapat direalisasikan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.
Program pengelolaan sampah terpadu ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah yang dihasilkan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan mengusung semangat "Kebersihan Tanggung Jawab Kita Bersama", pengelola berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi contoh pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Mesin incinerator MOTAH 86 yang dioperasikan di TPPS Babakan Sejahtera diklaim memiliki kapasitas pengolahan hingga 8 ton sampah per hari dengan suhu pembakaran mencapai 1.000 derajat Celsius. Sisa hasil pembakaran berupa abu juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan paving block sehingga mendukung konsep pengelolaan sampah yang lebih bernilai guna.
Melalui dukungan sarana modern tersebut, diharapkan kapasitas pengelolaan sampah di wilayah Cikarang Barat semakin meningkat, mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
