Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Tahap II Rampung Sebelum Tahun Ajaran Baru
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia menargetkan pembangunan 93 Sekolah Rakyat (SR) Tahap II selesai sebelum dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027.
Percepatan pembangunan dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian serta pengerahan puluhan ribu tenaga konstruksi di berbagai daerah.
Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang melibatkan Kantor Staf Presiden dan Kementerian Sosial Republik Indonesia guna memastikan seluruh proyek selesai sesuai target operasional.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Kuswara, mengatakan Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan yang layak, berkualitas, dan inklusif bagi masyarakat kurang mampu.
“Sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Kementerian PU mendapat tugas mendukung program ini melalui penyediaan sarana dan prasarana strategis bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2026).
Berdasarkan data Kementerian PU, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II tersebar di 93 lokasi yang berada di 29 provinsi dan 91 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Hingga 19 Mei 2026, progres fisik pembangunan secara nasional tercatat telah mencapai rata-rata sekitar 57 persen.
Kuswara menegaskan pemerintah menargetkan seluruh pembangunan selesai pada 20 Juni 2026. Untuk memastikan percepatan berjalan sesuai jadwal, Menteri PU disebut turut melakukan pengawasan langsung ke lapangan.
“Kementerian PU berkomitmen memastikan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II tepat waktu. Menteri PU juga melakukan pengawasan secara langsung di lapangan untuk memastikan akselerasi pekerjaan berjalan sesuai target,” katanya.
Sebagai langkah percepatan, Kementerian PU juga membentuk Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat serta mengerahkan sebanyak 67.588 tenaga kerja konstruksi dengan sistem kerja tiga shift.
Sementara itu, Deputi IV Kantor Staf Presiden, Fadjar Dwi Wishnuwardhani, menekankan percepatan pembangunan tetap harus memperhatikan kualitas bangunan dan kesiapan operasional sekolah.
“Kita tahu waktu pelaksanaan sangat terbatas. Maka percepatan harus diperhatikan harian tanpa mengabaikan mutu, keselamatan, dan kesiapan operasional,” ujarnya.
KSP juga mengapresiasi kolaborasi lintas kementerian serta proses verifikasi lapangan yang telah dilakukan di sejumlah lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Menurut Fadjar, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik gedung sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan masa depan bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
“Kita semua memahami bahwa pelaksanaan program Sekolah Rakyat bukanlah hal yang mudah. Program ini bukan hanya membangun fisik gedung, melainkan juga membangun masa depan bangsa,” katanya.
Ia optimistis target penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat pada 20 Juni 2026 masih dapat tercapai melalui konsolidasi yang kuat dan pelaksanaan yang disiplin di lapangan.
“KSP percaya, dengan konsolidasi yang kuat, eksekusi yang disiplin serta ketegasan di setiap lini, target 20 Juni 2026 bukanlah suatu hal yang mustahil,” tutupnya.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
