Kementerian PU Rampungkan Jembatan Bailey 90 Meter untuk Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di Brebes
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

BREBES — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyelesaikan pemasangan Jembatan Bailey sepanjang 90 meter di Desa Walahar, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, guna mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II. Infrastruktur sementara tersebut kini menjadi akses utama mobilisasi material konstruksi dan alat berat menuju lokasi pembangunan sekolah.
Rampungnya jembatan tersebut dinilai penting untuk memperlancar distribusi material pembangunan, termasuk pengangkutan struktur baja dan kendaraan proyek yang sebelumnya terkendala akses.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembangunan infrastruktur konektivitas menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan program prioritas pemerintah di bidang pendidikan.
“Kementerian PU terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk kolaborasi antar unit organisasi. Segala daya dan upaya akan kita lakukan untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat untuk adik-adik kita,” ujar Dody dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2026).
Secara teknis, Jembatan Bailey tersebut memiliki panjang 90 meter dan lebar empat meter dengan kapasitas menahan beban kendaraan hingga 25 ton. Infrastruktur ini dibangun untuk menunjang kelancaran aktivitas konstruksi di lokasi proyek Sekolah Rakyat Tahap II Kabupaten Brebes.
Kementerian PU menjelaskan jembatan sementara itu akan digunakan untuk mendukung mobilisasi lebih dari 2.000 ton struktur rangka baja menuju area pembangunan. Selain itu, akses tersebut juga dipakai untuk lalu lintas truk mixer beton selama proses pengecoran berlangsung.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program Sekolah Rakyat sebelumnya diperkenalkan pemerintah sebagai upaya meningkatkan pemerataan pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah.
Keberadaan Jembatan Bailey dinilai memberi dampak langsung terhadap percepatan pembangunan fisik sekolah. Dengan akses yang lebih memadai, proses distribusi material menjadi lebih efisien sehingga pekerjaan konstruksi dapat dilakukan tanpa hambatan berarti.
Selain mendukung proyek pendidikan, pembangunan infrastruktur sementara seperti Jembatan Bailey juga menunjukkan pentingnya kesiapan konektivitas dasar dalam menunjang proyek strategis pemerintah di daerah.
Kementerian PU menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes dapat selesai sesuai jadwal agar siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026. Pemerintah juga menegaskan akan terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
