Kemenhaj Pastikan Jemaah Lansia Tanpa Mahram Tetap Dapat Pendampingan Petugas Haji
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

JEDDAH — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan jemaah lanjut usia (lansia) yang menunaikan ibadah haji tanpa didampingi keluarga maupun mahram tetap mendapatkan pelayanan dan pendampingan penuh dari petugas haji selama berada di Tanah Suci.
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI Teguh Dwi Nugroho mengatakan pemerintah telah menyiapkan petugas dengan pelatihan khusus guna membantu kebutuhan jemaah, terutama lansia yang memerlukan perhatian ekstra selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Kita harapkan meskipun para jemaah haji ini tidak didampingi oleh mahromnya atau keluarganya kami harapkan para petugas haji bisa membantu mereka,” kata Teguh di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Rabu (13/5/2026).
Menurut Teguh, seluruh petugas haji telah mengikuti pelatihan intensif selama 20 hari di asrama haji serta tambahan pelatihan daring selama 10 hari sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Pelatihan tersebut mencakup pelayanan, penanganan kesehatan dasar, hingga pendampingan psikologis bagi jemaah lansia dan kelompok rentan lainnya.
Ia menyebut berbagai laporan dari lapangan menunjukkan para petugas mampu menjalankan tugas dengan baik dan responsif dalam membantu jemaah yang berangkat tanpa pendamping keluarga.
“Banyak laporan dari para jemaah yang tanpa pendamping karena ketangkasan dan kegesitan dari para petugas haji, mereka sudah merasa bahwa meskipun tidak ada pendamping mereka sudah bisa merasa nyaman seperti itu dalam melaksanakan ibadah,” ujarnya.
Selain pelayanan terhadap jemaah lansia, pemerintah juga memastikan proses kedatangan jemaah haji Indonesia tahun 2026 berjalan lancar. Hingga pertengahan Mei 2026, sekitar 74 persen jemaah haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi melalui Bandara Madinah dan Jeddah.
Data Kemenhaj mencatat sebanyak 387 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Indonesia dari total sekitar 221 ribu jemaah haji tahun ini. Pemerintah menilai kelancaran proses keberangkatan tidak terlepas dari kesiapan embarkasi di berbagai daerah.
“Tentu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para kepala embarkasi di Tanah Air yang sudah mempersiapkan penyiapan pemberangkatan jemaah haji kita,” kata Teguh.
Ia juga mengapresiasi seluruh petugas embarkasi yang dinilai berhasil menjaga proses keberangkatan tetap tertib dan sesuai jadwal sejak dari Indonesia.
“Dan Alhamdulillah, semua yang sudah direncanakan dan sudah dilakukan oleh teman-teman di embarkasi ini sudah berjalan dengan baik dan lancar,” lanjutnya.
Pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang memberi perhatian khusus terhadap pelayanan jemaah lansia melalui konsep haji ramah lansia. Program tersebut mencakup penyediaan layanan kesehatan, bantuan mobilitas, pendampingan ibadah, hingga prioritas layanan akomodasi dan transportasi bagi jemaah berusia lanjut.
Ke depan, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan terus memperkuat kualitas pelayanan dan pendampingan, terutama menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), agar seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
