Indonesia Bergerak Cepat di PBB, Dorong Rapat Darurat Usut Serangan terhadap Pasukan Perdamaian di Lebanon
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.57

Jakarta — Pemerintah Indonesia menunjukkan respons cepat dan tegas di tingkat internasional dengan meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa segera menggelar rapat luar biasa guna membahas serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian di Lebanon yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa langkah tersebut diambil hanya satu hari setelah insiden terjadi, mencerminkan kesigapan diplomasi Indonesia dalam merespons situasi darurat yang menimpa prajurit penjaga perdamaian.
Permintaan Indonesia mendapat dukungan dari Prancis sebagai pen holder isu Lebanon di Dewan Keamanan PBB. Agenda utama dalam rapat tersebut adalah mendorong kecaman internasional terhadap serangan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian.
Pemerintah Indonesia secara tegas mengutuk segala bentuk serangan terhadap personel maupun fasilitas penjaga perdamaian PBB. Selain itu, Indonesia juga mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab insiden serta memastikan pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban.
Langkah diplomasi ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga keselamatan personel internasional sekaligus mempertahankan kredibilitas misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB.
Diketahui, tiga prajurit terbaik TNI gugur dalam menjalankan tugas mulia tersebut, yakni Zulmi Aditya Iskandar, Muhammad Nur Ichwan, dan Farizal Rhomadhon. Pengorbanan mereka menjadi simbol dedikasi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.
Melalui langkah cepat di forum internasional, Indonesia menegaskan perannya sebagai negara yang aktif dan bertanggung jawab dalam upaya menjaga perdamaian dunia, sekaligus memastikan bahwa setiap serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak akan dibiarkan tanpa respons tegas.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
