Gibran Janji Perbaiki Tata Kelola MBG dan Koperasi Merah Putih, Tekankan Transparansi dan Antikorupsi
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 19.00

Pemerintah Pastikan Setiap Rupiah Anggaran Memberikan Manfaat Maksimal bagi Masyarakat
JAKARTA – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) guna memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat serta terbebas dari praktik korupsi.
Pernyataan tersebut disampaikan Gibran di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (18/6/2026), menjelang keberangkatannya untuk melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Indonesia. Menurutnya, evaluasi dan perbaikan tata kelola menjadi langkah penting untuk menjaga efektivitas pelaksanaan program sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
"Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola MBG dan koperasi. Kita pastikan setiap rupiahnya benar-benar termanfaatkan dengan baik, dan juga yang paling penting terbebas dari praktik korupsi," ujar Gibran.
Wakil Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada kalangan mahasiswa yang telah menyampaikan berbagai masukan dan kritik terhadap program-program pemerintah. Menurutnya, aspirasi yang disampaikan secara damai dan konstruktif menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan publik.
"Terima kasih sudah menyampaikan aspirasinya secara damai. Terima kasih untuk masukan-masukannya yang konstruktif, terutama terkait MBG dan koperasi," katanya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah upaya pemerintah melakukan pembenahan terhadap sejumlah program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini tengah menjalani proses evaluasi tata kelola, audit dapur penyedia makanan, serta penataan penerima manfaat agar lebih tepat sasaran. Pemerintah juga terus memperkuat implementasi Koperasi Desa Merah Putih yang dirancang sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Dalam kunjungan kerja yang berlangsung hingga beberapa hari ke depan, Gibran dijadwalkan meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Selain itu, ia juga akan melihat perkembangan rencana pengembangan Koperasi Desa Merah Putih dan berdialog dengan masyarakat mengenai manfaat program tersebut.
Menariknya, dalam kunjungan kali ini Gibran mengajak lima mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, yakni Universitas Indonesia, Universitas Pelita Harapan, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Sanata Dharma, dan Institut Seni Budaya Indonesia. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan perspektif langsung terkait implementasi program pemerintah di lapangan.
Selain ke Nusa Tenggara Timur, agenda kerja Wakil Presiden mencakup kunjungan ke Provinsi Gorontalo untuk membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 serta meninjau Bendungan Bulango Ulu. Selanjutnya, di Papua Barat, Gibran dijadwalkan meninjau Sentra Produksi Kakao Ransiki dan membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV.
Program MBG dan Kopdes Merah Putih merupakan dua program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan. Karena menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar dan menyasar jutaan masyarakat, tata kelola yang transparan, akuntabel, dan bebas korupsi menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan program tersebut.
Bagi masyarakat, pembenahan tata kelola diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, mempercepat penyaluran manfaat, serta memastikan anggaran negara digunakan secara efektif dan tepat sasaran. Di sisi lain, langkah pengawasan yang lebih ketat juga diyakini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap program-program prioritas pemerintah.
Ke depan, pemerintah menegaskan akan terus melakukan evaluasi, pengawasan, dan perbaikan sistem pelaksanaan program MBG maupun Koperasi Desa Merah Putih agar manfaatnya semakin optimal serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
