Ekonomi Warga Bangkit! Pangkalpinang Kembangkan Potensi Tiap Kelurahan Lewat Koperasi Merah Putih
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.54

Pemerintah Kota Pangkalpinang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat melalui pembentukan 42 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh kelurahan. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi lokal, terutama dengan menyatukan potensi setiap wilayah ke dalam sistem koperasi yang profesional dan terintegrasi. Tidak hanya menjadi wadah ekonomi, koperasi ini diharapkan menjadi pusat pemberdayaan warga di tingkat kelurahan.
Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM Kota Pangkalpinang, Andika Saputra, menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih akan memaksimalkan potensi unggulan tiap kelurahan baik di sektor perikanan, kerajinan, pariwisata, maupun industri kecil. Koperasi bukan sekadar entitas ekonomi, melainkan jembatan bagi warga untuk mengakses fasilitas usaha, kebutuhan pokok murah, hingga pembiayaan mikro yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian Koperasi dan UKM RI yang mendorong koperasi berorientasi manfaat langsung bagi anggota.
Khusus bagi daerah pesisir dan pedalaman, koperasi akan menjadi motor penggerak pengembangan sektor pertanian dan perikanan secara kolektif. Sedangkan di wilayah dengan kekuatan budaya dan pariwisata, potensi kerajinan lokal bisa diolah menjadi produk bernilai jual tinggi. Strategi ini tidak hanya memperkuat identitas ekonomi wilayah, tetapi juga menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan berbasis sumber daya lokal dan kearifan komunitas.
Koperasi Merah Putih juga dilengkapi unit simpan pinjam eksklusif untuk warga ber-KTP kelurahan setempat, memastikan bahwa manfaat koperasi tepat sasaran dan berkelanjutan. Unit usaha wajib seperti gerai sembako dan cold storage akan hadir sebagai bentuk pelayanan dasar koperasi, ditambah dengan unit usaha lain seperti pembenihan dan pembibitan, tergantung potensi daerah masing-masing. Ini menunjukkan fleksibilitas dan inovasi dalam pengelolaan koperasi modern.
Dengan target penyerahan akta notaris secara simbolis pada 21 Juli 2025 mendatang, Pemerintah Kota Pangkalpinang membuktikan bahwa koperasi dapat menjadi solusi nyata membangun ekonomi kerakyatan yang adil, mandiri, dan inklusif. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi aktor utama dalam menciptakan kesejahteraan di lingkungannya sendiri.
#KoperasiMerahPutih #PangkalpinangBangkit #EkonomiKerakyatan #UMKMNaikKelas #KoperasiModern #GerakanEkonomiLokal #PemberdayaanWarga #BergerakBersamaKoperasi
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Prabowo Tegaskan Bantuan Rumah Rusak dan Penguatan Penanganan Bencana di Padang Pariaman
Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, khususnya terkait perbaikan rumah warga yang rusak. Hal itu disampaikan langsung saat ia men

Prabowo Pastikan Pemerintah Hadir Sepenuhnya untuk Warga Terdampak Bencana di Padang Pariaman
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak membiarkan masyarakat terdampak bencana menanggung beban sendirian. Pesan itu ia sampaikan langsung di hadapan warga saat meninjau lokasi

Momen Haru Prabowo Peluk Bocah Korban Banjir Saat Tinjau Bencana di Tapanuli Tengah
Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, diwarnai momen haru ketika seorang bocah memanggilnya dari kejauhan saat Presiden selesai memberikan keterangan pers terkait peninjauan
