DPRD Blora Dorong Pengembangan CNG untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

BLORA, 12 Mei 2026 — Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) serta optimalisasi potensi minyak dan gas bumi di Kabupaten Blora guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Menurut Siswanto, kondisi geopolitik global yang memanas, termasuk konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, memberikan dampak langsung terhadap sektor energi dan perdagangan dunia, termasuk Indonesia.
“Perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel berdampak luas terhadap geopolitik dan geoekonomi dunia, termasuk Indonesia. Dampaknya terasa di sektor perdagangan dan energi,” ujarnya.
Ia menilai Indonesia perlu segera memperkuat kemandirian energi dengan memaksimalkan produksi migas dalam negeri karena hingga kini masih bergantung pada impor minyak dan LPG dari luar negeri.
Saat ini, Indonesia disebut masih mengimpor sekitar satu juta barel minyak per hari serta LPG untuk memenuhi kebutuhan nasional.
Karena itu, Siswanto meminta perusahaan migas seperti ExxonMobil, Pertamina, serta kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) lainnya agar mempercepat optimalisasi potensi migas yang dimiliki Kabupaten Blora.
“Kami minta seluruh potensi yang ada segera dieksploitasi supaya ketahanan energi nasional meningkat,” katanya.
Selain sektor migas konvensional, Siswanto juga melihat pengembangan CNG memiliki prospek besar sebagai alternatif energi nasional, khususnya untuk mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor.
Ia menilai keberadaan kilang mini CNG di Blora dapat membuka peluang baru di sektor bisnis retail energi melalui perusahaan daerah seperti Blora Patra Energy sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Pengembangan CNG juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah pusat yang saat ini tengah menguji penggunaan tabung CNG ukuran 3 kilogram sebagai substitusi LPG subsidi untuk rumah tangga.
Dengan cadangan gas alam domestik yang cukup besar, CNG dipandang menjadi salah satu solusi strategis untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat ekonomi daerah berbasis sumber daya energi lokal.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
