Dandim Surakarta dan Forkopimda Tinjau Banjir di Joyotakan, Pastikan Penanganan Terkoordinasi
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 27 Jul 2026, 17.29

SURAKARTA — Komandan Kodim (Dandim) 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surakarta meninjau langsung lokasi banjir di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Rabu (15/4/2026). Peninjauan dilakukan sebagai respons cepat terhadap dampak curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan di kawasan permukiman warga.
Kunjungan tersebut melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta pemerintah daerah guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal dan terkoordinasi. Dalam kesempatan itu, rombongan tidak hanya memantau kondisi lapangan, tetapi juga berdialog langsung dengan warga untuk mengetahui kebutuhan mendesak.
“Kami ingin melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan bantuan dan langkah penanganan berjalan cepat, tepat sasaran, dan terintegrasi,” ujar Arief di lokasi. Ia menegaskan bahwa kehadiran Forkopimda bertujuan memastikan seluruh proses penanggulangan berjalan efektif.
Selain itu, jajaran juga meninjau rumah warga yang terdampak banjir serta memastikan distribusi bantuan logistik berlangsung lancar. Arief menyatakan pihaknya siap mendukung penuh upaya penanggulangan bencana bersama instansi terkait. “Kami bersama seluruh unsur terkait akan terus bersinergi untuk membantu masyarakat, mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, hingga menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi terdampak,” tambahnya.
Banjir di sejumlah wilayah Surakarta dipicu oleh intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, yang menyebabkan meningkatnya debit air dan meluap ke permukiman. Kondisi ini merupakan kejadian yang kerap terjadi di wilayah perkotaan dengan sistem drainase yang terbatas saat curah hujan ekstrem.
Dari sisi dampak, banjir mengganggu aktivitas masyarakat, merusak sejumlah fasilitas rumah tangga, serta berpotensi menimbulkan risiko kesehatan jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat penanganan dan pemulihan kondisi warga terdampak.
Sebagai tindak lanjut, Forkopimda Kota Surakarta akan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan, mempercepat distribusi bantuan, serta mengoptimalkan langkah mitigasi guna mencegah banjir susulan. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan mengembalikan aktivitas masyarakat ke kondisi normal.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
