Bupati Nagan Raya Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Siap Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 28 Jul 2026, 10.29

Dalam peninjauan tersebut, Bupati yang akrab disapa TRK didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya Ir. H. Hizbulwatan serta Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya Ali Munir, S.E., M.M., Ak. Kunjungan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap mendukung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
TRK menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal setiap tahapan persiapan, mulai dari penyelesaian pembangunan hingga kesiapan proses pembelajaran, agar Sekolah Rakyat dapat beroperasi secara optimal sejak hari pertama.
"Kami berharap seluruh tahapan persiapan, mulai dari penyelesaian pembangunan hingga pelaksanaan proses belajar mengajar, dapat berjalan dengan lancar. Kehadiran Sekolah Rakyat ini harus benar-benar mampu menjawab kesenjangan akses terhadap pendidikan yang bermutu," ujar TRK.
"Khususnya bagi masyarakat miskin, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik," sambungnya.
Menurut TRK, perkembangan pembangunan menunjukkan hasil yang menggembirakan dan ditargetkan dapat rampung sepenuhnya pada Agustus 2026. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang dinilai memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
"Saya sudah cek langsung tadi, dan saya lihat fasilitasnya sudah seperti sekolah di negara maju. Atas nama masyarakat Kabupaten Nagan Raya, saya menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas hadirnya program strategis ini," katanya.
Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Nagan Raya merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Setelah memenuhi berbagai persyaratan administrasi maupun teknis, Kabupaten Nagan Raya ditetapkan sebagai salah satu daerah penyelenggara program strategis nasional di bidang pendidikan tersebut.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya Ali Munir menjelaskan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat saat ini telah mencapai sekitar 80 persen dan terus dipercepat agar seluruh fasilitas siap digunakan sesuai jadwal.
Ia mengatakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) direncanakan dimulai pada akhir Juli 2026 dan berlangsung selama dua pekan. Setelah itu, para peserta didik akan mengikuti program matrikulasi selama tiga bulan sebagai bagian dari proses adaptasi dan penguatan kompetensi dasar sebelum memasuki pembelajaran reguler.
Ali Munir menambahkan, pada Tahun Ajaran 2026/2027 Sekolah Rakyat Kabupaten Nagan Raya akan menerima 270 peserta didik, yang terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa jenjang SMP, dan 90 siswa jenjang SMA.
"Terdiri atas 90 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), 90 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)," rincinya.
Seluruh peserta didik tersebut berasal dari keluarga miskin ekstrem yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi sesuai ketentuan program.
"Sehingga bantuan pendidikan yang diberikan benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya optimistis kehadiran Sekolah Rakyat akan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pemerataan pendidikan, serta mendukung terwujudnya generasi yang unggul dan berdaya saing.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemendagri Petakan Daerah Terdampak Pemotongan TKD, Kepala Daerah Diminta Hindari PHK Pegawai
JAKARTA, 30 Juli 2026 — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memetakan sejumlah pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan fiskal, termasuk kendala dalam membayar gaji pegawai sebagai dampak pen

Bulog Usulkan Beras Premium Bervitamin untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA – Perum Bulog mengusulkan pengembangan beras premium yang diperkaya vitamin (fortifikasi) sebagai salah satu upaya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif tersebut ditujukan

Ketapang Jadi Daerah Pertama di Kalbar Kirim Siswa ke Sekolah Rakyat, 32 Peserta Didik Berangkat ke Pontianak
KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang memberangkatkan 32 peserta didik untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Pontianak Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan siswa yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (
