BGN Jajaki Program MBG untuk Siswa Sekolah Indonesia di Jeddah, Berpotensi Jadi Percontohan Pertama di Luar Negeri
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 26 Jul 2026, 17.15

JEDDAH – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjajaki kemungkinan penerapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Indonesia Jeddah, Arab Saudi. Jika mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto, program tersebut akan menjadi implementasi MBG pertama bagi warga negara Indonesia di luar negeri.
Dadan menyampaikan hal tersebut usai melakukan kunjungan dan peninjauan ke Sekolah Indonesia Jeddah pada Minggu (31/5/2026) waktu setempat. Menurutnya, penjajakan dilakukan sebagai upaya memperluas akses pemenuhan gizi bagi anak-anak Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri, khususnya anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI).
"Jika disetujui oleh Presiden, ini akan menjadi percontohan pertama di luar negeri," kata Dadan saat ditemui di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
Ia menjelaskan, gagasan menghadirkan MBG di Arab Saudi berawal dari aspirasi para siswa Sekolah Indonesia Jeddah yang mengikuti perkembangan program tersebut di Indonesia dan berharap dapat memperoleh manfaat yang sama.
"Mereka sangat well informed dengan informasi yang ada di Indonesia terkait MBG. Mereka spontan ingin menikmati program yang dirasakan oleh teman-temannya di Indonesia," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Dadan meninjau langsung kondisi sekolah yang saat ini menampung sekitar 1.080 siswa. Selain itu, terdapat pula sekolah Indonesia di Makkah yang melayani sekitar 400 siswa. Meski kunjungan dilakukan saat masa libur sekolah, antusiasme siswa dan tenaga pendidik tetap tinggi.
"Meski libur, mereka antusias menanti kedatangan saya. Ada kurang lebih 100 siswa bersama 56 guru yang menyambut," kata Dadan.
Menurut Dadan, hasil peninjauan akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan. Apabila disetujui, BGN akan membentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan Sekolah Indonesia Jeddah guna mendukung operasional program MBG.
"Kami datang untuk melihat dan kami akan laporkan ke Presiden apakah dimungkinkan kami membuat SPPG di Sekolah Indonesia Jeddah," ujarnya.
Secara teknis, mekanisme pelaksanaan MBG di luar negeri disebut tidak berbeda jauh dengan pelaksanaan di dalam negeri. Namun, diperlukan koordinasi lintas kementerian, terutama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
"Mekanismenya sama dengan di Tanah Air, kita akan gandeng mitra untuk SPPG," kata Dadan.
Sebagai bagian dari penyesuaian lokal, menu makanan yang disajikan nantinya akan disesuaikan dengan ketersediaan bahan baku di Arab Saudi. Kombinasi menu khas Indonesia dan makanan lokal Arab Saudi menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan.
Perluasan Program Prioritas Nasional
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia jangka panjang. Hingga kini, implementasi program masih berfokus pada peserta didik di dalam negeri melalui jaringan SPPG yang terus diperluas.
Rencana ekspansi ke Sekolah Indonesia di luar negeri menunjukkan upaya pemerintah memperluas manfaat program kepada seluruh warga negara Indonesia tanpa memandang lokasi tempat tinggal. Jika terealisasi, kebijakan tersebut juga berpotensi menjadi model bagi penerapan MBG di sekolah-sekolah Indonesia lainnya di berbagai negara.
Bagi keluarga pekerja migran Indonesia di Arab Saudi, program ini dapat membantu memastikan pemenuhan gizi anak-anak selama menempuh pendidikan, sekaligus memperkuat kehadiran layanan negara bagi diaspora Indonesia.
Ke depan, BGN akan menyampaikan hasil kajian dan peninjauan lapangan kepada Presiden sebelum memutuskan langkah lanjutan terkait pembentukan SPPG dan implementasi MBG di Jeddah sebagai proyek percontohan pertama di luar negeri.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
