Babinsa Sapeken Gotong Royong Bantu Bangun Pagar Rumah Warga, Perkuat Kemanunggalan TNI dan Masyarakat
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 19.01

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/19 Sapeken, Serka Hariyanto, melaksanakan kegiatan gotong royong membantu pembangunan pagar rumah milik warga di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Minggu (5/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD yang bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan desa.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Hariyanto bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembangunan pagar rumah. Kehadiran Babinsa disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dengan warga binaan.
Serka Hariyanto mengatakan keterlibatan Babinsa dalam berbagai kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat serta bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga di wilayah binaan.
"Gotong royong ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. Selain membantu meringankan pekerjaan warga, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan semangat saling membantu di lingkungan," ujar Serka Hariyanto.
Ia menambahkan bahwa kegiatan gotong royong menjadi salah satu media pembinaan teritorial yang efektif dalam membangun komunikasi, memperkuat solidaritas, serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama ketahanan wilayah.
Pemilik rumah menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Serka Hariyanto memberikan motivasi sekaligus mempercepat proses pembangunan pagar yang sedang dikerjakan bersama masyarakat.
"Kehadiran Babinsa sangat membantu pekerjaan kami. Selain meringankan beban, beliau juga memberi semangat sehingga pembangunan pagar bisa diselesaikan lebih cepat," ungkap pemilik rumah.
Kegiatan karya bakti dan gotong royong yang rutin dilakukan Babinsa merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pembinaan teritorial TNI AD di berbagai daerah. Melalui pendekatan tersebut, TNI berupaya memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan lingkungan secara partisipatif melalui budaya gotong royong yang menjadi nilai luhur bangsa.
Keterlibatan Babinsa dalam membantu masyarakat diperkirakan memberikan manfaat langsung berupa percepatan penyelesaian pekerjaan, penguatan solidaritas sosial, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan. Kehadiran aparat kewilayahan juga diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan di tingkat desa.
Ke depan, Koramil 0827/19 Sapeken akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan pembinaan teritorial melalui karya bakti, gotong royong, dan pendampingan masyarakat sebagai bagian dari upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemendagri Petakan Daerah Terdampak Pemotongan TKD, Kepala Daerah Diminta Hindari PHK Pegawai
JAKARTA, 30 Juli 2026 — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memetakan sejumlah pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan fiskal, termasuk kendala dalam membayar gaji pegawai sebagai dampak pen

Bulog Usulkan Beras Premium Bervitamin untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA – Perum Bulog mengusulkan pengembangan beras premium yang diperkaya vitamin (fortifikasi) sebagai salah satu upaya mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif tersebut ditujukan

Ketapang Jadi Daerah Pertama di Kalbar Kirim Siswa ke Sekolah Rakyat, 32 Peserta Didik Berangkat ke Pontianak
KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang memberangkatkan 32 peserta didik untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Pontianak Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan siswa yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar (
