Babinsa Larantuka Kawal Penyaluran Bantuan Pangan di Flores Timur, 122 KK Terima Beras dan Minyak Goreng
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 27 Jul 2026, 01.53

FLORES TIMUR, 18 April 2026 — Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1624-01/Larantuka, Praka Burhan, melakukan pendampingan dan pemantauan penyaluran bantuan pangan bagi 122 kepala keluarga (KK) di Desa Sinarhadigala, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, Sabtu (18/4/2026), guna memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Program bantuan ini merupakan kerja sama antara Kementerian Sosial, Perum Bulog, dan TNI Tahun 2026, dengan menyalurkan beras dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, setiap KK menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Secara total, bantuan yang disalurkan mencapai 2.440 kilogram beras dan 488 liter minyak goreng yang didistribusikan melalui Kantor Desa Sinarhadigala oleh petugas Bulog Kabupaten Flores Timur.
Praka Burhan menegaskan kehadiran aparat TNI bertujuan untuk memastikan proses berjalan aman dan lancar. “Kami hadir untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga mengimbau warga agar menjaga ketertiban selama proses pembagian serta memanfaatkan bantuan secara bijak untuk kebutuhan pokok keluarga. “Kami mengingatkan masyarakat agar bantuan ini digunakan sebaik-baiknya dan tetap menjaga kebersamaan di lingkungan desa,” tambahnya.
Program bantuan pangan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan di daerah. Selama beberapa tahun terakhir, distribusi bantuan pangan melalui Bulog menjadi instrumen penting untuk menekan dampak fluktuasi harga bahan pokok serta menjaga daya beli masyarakat.
Dari sisi dampak, penyaluran bantuan ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, serta menjaga stabilitas sosial di tingkat desa. Kehadiran Babinsa juga dinilai penting untuk memperkuat pengawasan distribusi agar tepat sasaran.
Ke depan, pemerintah bersama TNI dan Bulog akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan distribusi bantuan pangan secara berkala guna memastikan program berjalan efektif dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
