Aster Kasad Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Purworejo, Fokus Perkuat Akses Masyarakat
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.59

PURWOREJO — Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih dan infrastruktur pompa air tanah di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang dinilai penting bagi mobilitas dan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen mengunjungi sejumlah lokasi pembangunan, di antaranya Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Sidoharjo, Kecamatan Purwodadi, pembangunan Irpom Air Tanah di Desa Pucang Agung, Kecamatan Bayan, serta jembatan di Desa Botodaleman, Kecamatan Bayan.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.17 hingga 11.05 WIB dan diikuti sekitar 40 personel dari jajaran TNI AD dan Kodam IV/Diponegoro. Sejumlah pejabat daerah, aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, hingga tokoh masyarakat juga turut hadir dalam peninjauan tersebut.
Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dijalankan atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat di daerah dengan akses terbatas.
“Bapak Presiden sangat perhatian terhadap anak-anak sekolah yang harus menyeberang sungai dengan berbasah-basahan, menggunakan perahu dan sebagainya. Karena itu TNI AD diminta membantu masyarakat dengan membangun jembatan di titik-titik yang memang dibutuhkan,” ujar Rachmad saat meninjau pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Botodaleman.
Menurut dia, keberadaan jembatan sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, terutama pelajar dan petani yang selama ini menghadapi kendala akses transportasi akibat kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur.
Ia menjelaskan program pembangunan jembatan terus berjalan di berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, terdapat lebih dari 900 titik pembangunan jembatan yang masih dalam tahap pengerjaan oleh TNI AD bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
“Untuk Purworejo sendiri saat ini ada tiga titik yang sedang berjalan dan sudah ada usulan sekitar 39 titik lainnya,” katanya.
Program pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas wilayah, khususnya di daerah pedesaan dan kawasan yang sulit dijangkau. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mempercepat akses pendidikan, distribusi hasil pertanian, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain pembangunan jembatan, peninjauan terhadap fasilitas Irpom Air Tanah juga dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan air bersih dan irigasi pertanian masyarakat setempat.
Pemerintah bersama TNI AD menargetkan pembangunan infrastruktur prioritas di Purworejo dapat selesai secara bertahap agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
