APPMBGI Rancang Infrastruktur Logistik MBG, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

JAKARTA, 1 Mei 2026 — Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) merancang pembangunan infrastruktur logistik terpadu untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai fondasi jangka panjang ketahanan pangan nasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Infrastruktur tersebut mencakup gudang pangan, fasilitas cold storage di berbagai sentra produksi, serta pusat kendali digital MBG Command and Control Center.
Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, menyatakan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada penyajian makanan di dapur, tetapi juga pada kekuatan sistem logistik yang menopangnya. “Program MBG adalah proyek strategis nasional yang menyentuh jutaan anak bangsa. Untuk itu, kita tidak boleh hanya mengandalkan pendekatan konvensional,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya penerapan sistem rantai pasok pangan terintegrasi berbasis konsep food supply chain management. Menurutnya, cold chain logistics menjadi elemen krusial dalam menjaga kualitas bahan pangan. “Kita perlu menerapkan konsep food supply chain management yang terintegrasi, di mana cold chain logistics menjadi elemen krusial untuk meminimalkan food loss, menjaga kualitas gizi, serta mewujudkan sistem pangan yang resilien,” kata Abdul Rivai.
APPMBGI memprioritaskan pembangunan gudang dan cold storage di wilayah sentra produksi seperti perikanan, hortikultura, dan pertanian. Fasilitas ini dirancang untuk menjaga kesegaran bahan baku—terutama komoditas mudah rusak seperti ikan, sayur, dan buah—sebelum didistribusikan ke ribuan dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Secara konseptual, langkah ini sejalan dengan kerangka ketahanan pangan modern yang dikembangkan oleh Food and Agriculture Organization (FAO), yang menekankan empat pilar utama: ketersediaan, akses, stabilitas, dan pemanfaatan pangan. APPMBGI juga mengintegrasikan aspek keberlanjutan dan ketahanan terhadap gangguan iklim serta disrupsi rantai pasok dalam desain sistem logistiknya.
Program MBG sendiri merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak, sebagai bagian dari strategi pembangunan SDM menuju visi Indonesia Emas 2045. Namun, tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan serta tingginya angka kehilangan hasil pascapanen (post-harvest loss) menjadi hambatan yang perlu diatasi melalui penguatan sistem distribusi.
Dari sisi dampak, pembangunan infrastruktur logistik ini berpotensi meningkatkan efisiensi distribusi pangan, menekan pemborosan, serta menjaga stabilitas harga bahan baku. Selain itu, sistem rantai dingin yang terintegrasi juga dapat menjamin kualitas gizi yang konsisten bagi penerima manfaat MBG di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil.
Ke depan, APPMBGI akan berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur tersebut secara bertahap. Implementasi sistem digital melalui Command and Control Center juga akan dikembangkan untuk memantau distribusi, stok, serta kualitas pangan secara real-time guna memastikan program MBG berjalan optimal dan berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kemensos Proses Usulan Sekolah Rakyat di Landak, Ditargetkan Masuk Tahap III Pembangunan 2026
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, setelah pemerintah daerah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan kesi

Bappenas dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Papua Melalui RAPPP 2025–2029
MIMIKA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama para gubernur serta bupati dan wali kota se-Tanah Papua menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Rencana Aksi Percepatan Pe

Satgas TMMD Kodim 1707/Merauke Hadirkan Layanan Kesehatan Door to Door bagi Warga Kampung Wanam
MERAUKE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1707/Merauke tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyaraka
